CintaMu,CintaKu,Agama.

aku untuk kamu,kamu untuk aku,namun semua apa mungkin iman kita yang berbeda....
Aku menunggunya sholat jum'at seperti biasa,aku sangat mencintainya,walaupun aku tau ini kesalahan fatal...
"udah sholatnya?" tanya ku lembut.
"udah,yuk pulang!" dia menarik tanganku.
aku mengikutinya..
sorenya seperti biasa ada persekutuan di gereja yang harus aku ikuti,
hari ini pendeta di gereja ku menceritakan tentang 'perbedaan agama' dulu aku sangat tertarik dengan khotbah ini,tapi setelah aku mengenalnya dan mencintainya,entah mengapa khotbah ini terasa menusuk jantungku.
waktunya pulang,dia telah menunggu ku di depan gereja
"udah lama?"
"engga kok,mau langsung pulang?"
"aku laper,"
"yaudah makan dirumah aku aja yok!"
"kamu yakin?"
"iyaaa,ibu aku lagi gak ada dirumah kok."
"okelah,"
entah mengapa ada perasaan takut di hatiku
aku melihat rumahnya lagi..
"kamu udah pulang nak? kok sama dia?"
"ibu?"
aku memper-erat gemgaman tangan ku di tangannya
"ngapain kamu kesini? belom puas kamu peletin anak saya? kamu sadar dirilah,kamu tuh siapa,ajaran kita berbeda,Tuhan kita berbeda!!" ucap ibunya dengan nada ketus
"bu! cukup!" ucap nya dengan nada keras
"kamu ini kenapa nak? ibu itu mau kamu punya kekasih sama kayak kita,agama yang sama,berjilbab,soleha!"
"gak semua cewe berjilbab itu baik,dan Tuhan itu satu,kita yang berbeda menyembahnya bu!"
"sampai mati pun ibu tak akan merestui kalian!"
air mata ku tak dapat ku bendung lagi,dia menarik tangan ku keluar rumahnya dan mengantarkan ku pulang.
"maafkan ibuku ya."
"gak ada yang perlu dimaafin kok."
"aku mencintai kamu,"
"aku juga."ucapku lirih
malamnya aku membaca alkitab,aku berdoa,menangis,semua,mungkin sekarang Tuhan sedang marah kepadaku,mungkin sekarang Tuhan sedang kecewa terhadapku,aku mencintainya Tuhan,walau cinta ini salah.
esoknya aku menunggunya di depan masjid seperti biasa,dia sudah keluar dari masjid
aku menyambutnya dengan berlinang air mata
"kamu kenapa?"
"kamu tau kan? obsesi ku menjadi suster?"
"ya aku tau,"
"mulai minggu depan aku akan masuk asrama,dan kamu tau kan resiko jadi suster itu apa?"
"ya,tidak boleh menikah?"
"aku akan menyerahkan umurku kepada Tuhan untuk melayaninya,kita sampai disini saja."
"aku terima keputusanmu."
"benarkah?"
"ya,bagaimana pun juga itu pasti yang terbaik,aku ikhlas walau perih dan sakit hati ini,"
"terima kasih.."untuk yang pertama kali aku memeluknya mungkin itu pelukan yang terakhir juga..
Tuhan,aku sekarang telah menjadi milikmu sepenuhnya,cinta,maafkan aku....


di tulis dengan bulir-bulir air mata 
aku mencintaimu.

                                              

Pesan

Nama

Email *

Pesan *

Penulis kece

  • Dewi Lestari
  • Esti Kinasih
  • Ilana Tan
  • Stephanie Zen
  • Windry Ramadhina

Blog Archive

YOU

Followers

Black Moustache

Pages

Blogger Templates