Pria itu

Ketika aku melihatnya lagi,aku baru sadar bahwa pria didepan ku ini amat sangat tampan.

dia asik memainkan IPod nya,aku memperhatikannya,
dia menengok ke arah ku,mungkin dia sadar bahwa ada seorang gadis didepannya sedang memperhatikannya yaitu aku.
aku hanya terdiam.
bukan karena aku bisu,aku tidak ingin membuat suasana menjadi gaduh hanya karena perkataan bodoh yang keluar dari mulutku
dia beranjak dari tempat duduknya,aku masih terus memperhatikannya.
dia sekarang hanya melempar senyum manis untuk ku,dia memang jago membuat cewe terbang,terbang tinggi sekali.
tiba-tiba dia melemparkan sebuah pesawat dari kertas ke padaku,
aku membacanya dengan hati-hati,

hai,gadis cantik nan indah,aku sadar kau memperhatikanku,salam cinta untuk mu.

apakah ini mimpi? percayalah ini nyata.
aku terus mencari informasi tentang dirinya,tentang 'dia' pria yang aku cintai.
cinta pada pandangan pertama ku.
aku melihat dia berjalan keluar dari restaurant tempat kami bertemu tadi.
dia dejemput oleh seorang wanita,cantik,sangat amat seperti barbie
aku yakin itu kekasihnya.
tapi mengapa dia mengirim surat ini untuk ku?
aku melihat mereka lagi,mencoba menghibur diriku sendiri,aneh.
mereka berbicara menggunakan bahasa isyarat,seperti penderita tunarungguwicara
tiba-tiba wanita itu menatap ku,mereka berdua menatap ku,dan wanita itu menghampiriku,lalu berkata
"dia seorang tunarungguwicara,dia mencintaimu,bagaimana mungkin kamu bisa membalas cintanya?" katanya,menurut ku perkataan ini terkesan menyudutkan ku.
"aku bisa menerima dia,mencintai dia,dan menyayanginya,tau kah kamu bahwa cinta itu tidak memandang fisik?"
wanita itu hanya tersenyum mendengar jawabanku dan berkata "kau lah orangnya"

Pesan

Nama

Email *

Pesan *

Penulis kece

  • Dewi Lestari
  • Esti Kinasih
  • Ilana Tan
  • Stephanie Zen
  • Windry Ramadhina

Blog Archive

YOU

Followers

Black Moustache

Pages

Blogger Templates