SOMETHING SPECIAL ABOUT IFY ~ prolog&The Idola School


“sayangg.. kamu ngapain di atas  pohon seperti itu,ayo sini turun!”Ucap Gina terhadap bocah 5 tahun tersebut,bocah tersebut menggeleng mantap “lihat deh ma! Ayo sini,ada burung loh,Ify suka disini,Ify gak sendirian lagi!”
Gina menghela nafas panjang,dengan setengah mati ia tahan air mata di kelopak matanya.
 10 tahun kemudian…..
“ayo dong Ify,kerjakan soal-soal ini..”ucap lemas bu Kintan guru homeschooling itu
Gadis itu membanting pulpennya dan memutar bola mata nya dengan tampang sebal “bosen.”
Kintan menatap gadis itu nanar,ya,dia memang harus ekstra sabar menghadapi gadis didepannya“Ify…ayo,masa iya harus di bujuk-bujuk terus,”
“Mrs budek? Aku bilang bosen,aku gaksuka!!”bentak gadis itu lalu meninggalkan Kintan sendirian,Gina hanya bisa menangis melihat kejadian yang sedang ia perhatikan dari jauh.
Ya,Alyssa Saufika Umari adalah putri dari Gina Umari yang sering di sebut Ify,dia special,dia istimewa,dan dia khusus,Gina sebagai ibunda nya sangat sabar menghadapi anak tunggalnya itu.
Ify langsung berlari ke lantai atas,ia membaca tulisan di depan pintu itu ‘AKU SPECIAL’ ia memandang sebentar lalu melangkahkan kakinya kea rah tempat tidur lalu memandang arah jendelanya kosong,ia melihat banyak siswa-siswi SMA yang hendak pulang ke rumah masing-masing,tiba-tiba terlintas sesuatu dipikiran Ify,ide yang sangat gila..
“sayang,kamu kenapa?”Tanya Gina saat ia melihat anaknya sedang duduk sambil bengong persis seperti di film New moon waktu bella di tinggal Edward!*halah*
“Ify mau sekolah!”
Gina menghela nafasnya “bukannya kamu ini sedang sekolah?”
Ify memutar bola matanya “bukan sekolah yang seperti itu,aduhh apa yaaa namanyaa..”Ify berfikir sambil mengetuk-ngetukan jarinya ke dagunya yang tirus itu,Gina hanya tersenyum mendengar itu “mama tau sayang,tapi bagaimana mungkin mama mengizinkan kamuu?”
Ify memutar otaknya sekali lagi lalu membanting tubuhnya lalu menarik selimutnya “yaudah! Terserah mama saja!!!”
Gina hanya tersenyum,kadang ia juga capek mengadapi putri semata wayangnya ini,sikap semena-mena dan bertindak sesukanya itu lah yang sering membuat nya jenuh.
*
“Fy,bangun sayang..”Gina membangunkan Ify,ketika ia membalikkan badan anaknya itu tiba-tiba ia melihat wajah pucat pasi anaknya,Gina langsung mengambil handphonenya dan menelepon seseorang “Dave….. datang ke mari sekarang juga,Ify demam!”
Tanpa menunggu waktu lama seorang Dokter bernama Dave yang mempunyai badan tegap dan berwibawa pun muncul di depan rumah Gina,dan langsung ke lantai atas rumah itu untuk memeriksa Ify “apa yang sebenarnya terjadi?”Tanya Dokter Dave,Gina mendengus “dia ingin sekolah formal,tapi saya tidak mengizinkannya,saya kira ia hanya main-main tetapi ternyata ia serius,”
“kalau begitu izinkan saja.”
“Tidak! Itu tidak mungkin,saya takut Ify akan di kucilkan,”
Dave menatap wanita separuh baya itu dengan tatapan Iba,wanita yang menjadi orang tua dari pasiennya sekaligus sahabatnya,ia tak menyangka sahabatnya Hanafi yang notabane nya sebagai suami Gina mampu meninggalkannya saat mengetahui anaknya itu aneh. “tapi jika kau tidak menurutinya,ini akan berbahaya pada fisiknya,kau tahu bukan hal itu?”
Gina tersenyum kecil,Ia berusaha untuk tetap menahan air matanya sekuat tenaga,entah mengapa ia selalu ingin menangis,teriak,bahkan gila ketika mengingat penyakit anaknya tersebut,penyakit yang akibat keturunan,penyakit yang sangat aneh bagi orang-orang pada umumnya.
“jangan kuatir seperti itu Gina,hmm.. bagaimana kalau Ify sekolah di tempat anak ku sekolah,kebetulan aku dan kepala sekolahnya bersahabat juga,seperti halnya aku dengan kau,aku yakin Ify pasti akan mendapatkan dispensasi.”Ujar Dave memberi saran.
“kau yakin?”Tanya Gina
“ayolaah Gina,aku tidak mungkin mencelakai anak yang sudah aku anggap anak sendiri.”
“baiklah.”
*
“Fy,kamu boleh sekolah formal,mama sudah carikan sekolah buat kamu,”Gina membuka percakapan itu ketika Ify sedang menyisir rambut layernya itu,tiba-tiba saja tangan Ify berhenti lalu dipandanginya ibunda nya itu “mamaaa,beneraannn?”
Gina mengangguk merespon pertanyaan anaknya itu,Ify yang saking girangnya langsung melompat untuk memeluk Gina.
“tapi jangan girang dulu,”ucap Gina Ify langsung mengendurkan pelukannya dan menatap ibunda nya tersebut dengan bingung “kenapa emangnya ma? Mama gak masukin Ify ke SLB kan?” Gina terkekehgeli saat mendengar gurauan anaknya tersebut.
“Gak lah sayang,kamu kira mama sekejam itu? Kamu boleh sekolah tapi ada syaratnya,”
“apa?”
“kamu harus terus menerus ada disamping anaknya om Dave!”
“Gabriel?”
Gina mengangguk,tanpa berfikir Ify langsung menjawab “gak masalah.”

BAB I = The Idola School.
Pria bertubuh jangkung itu membuka pintu agar Ify bisa masuk ke dalam mobil itu, “bagaimana rasanya punya teman?”Tanya Ify saat mereka sudah duduk di atas jok mobil itu,Gabriel mengkerutkan sebelah alisnya,bukannya ia mau meremehkan apa yang di amanatkan ayahnya tersebut,Ify adalah pasien ayahnya,bahkan dianggap sebagai anak sendiri,tetapi baru kali ini dia bertemu lagi dengan gadis yang telah di cari nya selama bertahun-tahun tersebut.
“Menyenangkan.”jawabnya singkat.
“Oh ya? nanti kenalin gue ke temen-temen lo yah! Oke?”Ify membetulkan posisi duduknya dan menerawang ke arah jalanan yang masih sepi tersebut,ia sangat bersemangat untuk memulai hari barunya di sekolah formal dan bertemu dengan lingkungan baru selain rumah nya dan rumah sakit,tiba-tiba seulas senyum terukir di bibir gadis tersebut,ia belum pernah merasa bersemangat seperti ini sebelumnya,inilah awal dari perjalanan hidupnya yang akan segera di mulai……
*
Semua siswa siswi menatap kagum saat jeep putih itu berhenti dengan mulus nya di lapangan parkir SMA Idola International School,ada yang menatapnya acuh,ada yang terpesona,ada yang kegirangan sendiri,bahkan tak sedikit ada yang mendatangi langsung mobil tersebut. Ketika Gabriel sang pemilik mobil itu turun semua langsung berteriak histeris,tapi dalam sekejap saja histeris itu hilang saat Gabriel membuka kan pintu pada Ify,tatapan kagum itu musnah,berganti dengan tatapan iri,kesal,sebal,tetapi tak sedikit juga banyak yang menatapnya semakin kagum,semua memiliki alasan yang sama apa lagi selain pangeran mereka ternyata sudah punya pacar?
Joe yang sengaja menunggu di lapangan ketika melihat Ify pun ia langsung mendatangi gadis mungil berdagu tirus tersebut. Dia adalah kepala sekolah di sekolah ini
“Ify,mari ikut ke ruangan bapak.” Tak perlu waktu lama Ify langsung mengangguk menyetujui ajakan kepala sekolahnya itu.
Sudah Ify duga ternyata kepala sekolahnya ini membahas soal kelas,peraturan,tata terbit,dll sebagainya yang harus Ify turuti,Bukannya Joe tidak tau tentang siapa gadis yang menjadi penghuni baru sekolahnya tersebut,tetapi dia juga telah mengatakan kepada Ify kalau itu hanya formalitas,supaya teman-temannya juga tidak terlalu sadar bahwa sebenarnya Ify itu berbeda.
*
Ify memandangi ruang kelasnya secara intens,sampai-sampai dipikirannya juga terlintas merek cat apa yang dipakai ruang kelasnya ini.
“kamu kenapa bengong? Ayo sini masuk,dan perkenalkan namamu.”ajak wanita berumur 20tahunan tersebut,Ify mengangguk dan memperkenalkan namanya “nama saya Ify,saya pindahan dari homeschooling,senang bertemu kalian.”
“Gila! Cantik banget!!”ucap seorang cowok yang duduk di paling ujung
“astaga,jangan bilang dia yang tadi berangkat bareng   Iel! Aishhh,kalah pesat nih gue!”dumel seorang siswi yang duduk paling depan,entah mengapa ketika Ify mendengar semua dumelan tersebut ada perasaan gembira dihatinya,beneran deh! Ify gak pernah sebelumnya melihat yang seperti ini!
Ketika guru memerintahkan Ify untuk duduk ia langsung melangkahkan kakinya kea rah tempat duduknya dan menatap teman sebangku nya itu dengan heran.
“Hai.”sapa gadis oriental yang kini menjadi teman sebangku Ify dengan kalem.
“Via. Sivia.” Lanjutnya lagi sambil mengulurkan tangannya ke hadapan Ify.
“Ify.”
Jam pertama di mulai bu Wanda dengan ahli menerangkan semua yang ia kuasai kepada anak didiknya tersebut.
“oke,baiklah,sekarang saya akan bertanya kepada kalian,tentu kalian tadi menyimaknya kan?”
Semua anak mengangguk,tetapi tak ada satu pun yang berani menatap mata bu Wanda,semuanya menunduk kecuali Ify yang masih menatap bu Wanda dengan pandangan sulit di artikan.
“Ify! Sangat terhormat bila anda dapat menjawab pertanyaan saja,sebutkan pasal yang melarang tentang narkoba.”
Ify mendongkak,memangnya mereka sedang belajar narkoba ya? Tanya Ify pada hatinya sendiri.
“ngggg…”ia mencoba menjawab.
“hmm?”
“Ah! Saya nyerahhhhh…”Ify menundukan kepala nya,bu Wanda hanya tersenyum,ia telah mengenal berita bahwa anak ini special,tapi dia tidak tau dimana letak ke-specialan anak ini.
“Oh,baiklah tidak apa-apa. Bagaimana ada yang tau?”

*

Bel istirahat berdering dengan nyaring tanpa menunggu waktu 5 menit,siswa-siswi di sekolah itu sudah berhamburan keluar termaksud Sivia,teman baru Ify,tiba-tiba terdengar teriakan histeris dari luar pintu kelas Ify.
Gabriel masuk ke dalam kelas Ify,seperti biasa,tampangnya cool dan sangat dingin membuat para siswi seakan-akan mengalami gagal jantung saking terpesonanya.
“Hai.” Sapanya kalem,Ify menoleh dia hanya tersenyum lalu berkata “gausah basa-basi! Lebih baik kamu kenalin aku sama temen-temen kamu,now!” Gabriel hanya tertawa geli mendengar perintah Ify barusan,kemudian ia mengangguk dan menggandeng tangan gadis berdagu tirus itu,semua siswi yang melihat perlakuan itu cuman bisa menelan ludah dan mengumpat didalam hati mereka.
“ah gila! Siapa sih dia?”
“how lucky she is!”
“namanya Ify,anak baru,tapi udah bisa ngegaet Iel!”
“arrrggghhhh…. Eh,emang gue kurang cantik yaa?”
“sial sial sialll!!”
“pantes Gabriel mau,wong dia cantik banget!”
Begitu banyak umpatan tentang kedatangan Ify,tetapi tidak sedikit juga yang memuji kecantikan Ify. Ify memang cantik,dia mempunyai mata yang bersinar,dagu tirusnya yang menjadi rahasia+ciri khas dia,rambut layernya yang panjang dan tampak sehat,dan kulitnya yang putih walau terlihat pucat.
Mereka telah sampai di kantin,terlihat disana sekumpulan siswa-siswi duduk di satu meja yang sama sambil melambai-lambaikan tangan ke arah Gabriel,dan Gabriel merespon lambaian tangan tersebut. Ify menyirit,dari mereka semua,Ify hanya mengenal Sivia,itu pun karena mereka duduk bersebelahan.
“hai bro!”sapa siswa laki-laki oriental sambil menepuk pundak Gabriel,Gabriel meringis.
“waahh,siapa dia yel? Pacar lo? Keren wehhh! Anak baru aja udah bisa lo pacarin!”sindir seorang siswi berambut panjang itu.
“ngomong apa sihhh lu pada?! Dia itu anak dari sahabatnya bokap gue. Oh iya,nih katanya dia mau kenalan sama lu lu pada.”
“nah! Fy, yang mata nya merem itu namanya Alvin.”lanjut Gabriel kali ini dengan memberikan instruksi kepada Ify layaknya seorang guard yang sedang mengenalkan sesuatu kepada klien nya.
“Ify.”ucap Ify sambil mengulurkan tangannya ke arah Alvin itu,
“Alvin,”balasnya sambil membalas uluran tangan Ify,dan mengedipkan sebelah matanya dengan centil.
Pletak!
“Aww! Sakit vi.”rengeknya sambil mengelus-eluskan batok kepalanya yang di jitak oleh Sivia dengan sendok
“gausah centil makanya!”
Semua hanya terkekeh dengan perlakuan dua sejoli di hadapan mereka,sejenak Ify mengerti bahwa mereka pacaran.
“nah,yang ngejitak cowok centil itu lo udah tau kan? Secara dia satu kelas sama lo,oke. Kalo yang di ujung itu namanya Cakka,dan yang di sampingnya itu Shilla,sama kayak dua orang konyol tadi,mereka juga pacaran.”jelas Gabriel.
“Hai Ify.”sapa Cakka&Shilla.
Ify tersenyum “hai” lalu mereka pun bersalaman *?*
“kalo yang lagi serius baca buku itu namanya Rio,dia paling pinter diantara kita.”
Pandangan Ify sekarang ter-arah kepada sosok yang sangat menarik perhatiannya,sosok itu begitu tenang,dan… menarik.
“Ify.”ucap Ify diselingi senyumannya yang khas,cowok itu mendongkak,menatap Ify sebentar lalu menjawab. “lo udah tau nama gue dari Gabriel kan?”
Ify salah tingkah. “ngg… yo,lo gakmau nyambut sambutan tangan Ify? Seenggaknya sopan gitu.”Gabriel angkat bicara. Rio menatap uluran tangan itu sebentar,lalu menyambutnya dan melepaskannya secepat kilat. Semua orang menelan ludah melihat adegan itu,terlebih Gabriel.


Bersambung....

Pesan

Nama

Email *

Pesan *

Penulis kece

  • Dewi Lestari
  • Esti Kinasih
  • Ilana Tan
  • Stephanie Zen
  • Windry Ramadhina

Blog Archive

YOU

Followers

Black Moustache

Pages

Blogger Templates