SPECIAL ABOUT US - CHAPTER III (NEW BOY)

hai readers yang saya cintai,ini kelanjutan cerbung sayaa,semoga suka dan ga nyesel baca ya,ini cerbung versi idola cilik!! chapter sebelumnya --> SPECIAL ABOUT US - CHAPTER II (BERKENALAN DENGAN MU)

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

NEW BOY



 • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • •



Bel pertanda istirahat berdentang,semua murid pun pergi meninggalkan kelas lalu pergi ke kantin untuk memuaskan hasrat laper yang melanda mereka,begitu juga dengan Ify,berbeda dengan hari-hari sebelumnya hari ini Ify pergi ke kantin dengan Sivia tidak dengan Gabriel lagi,kata Ify sih “kalo gue ditemenin lo mulu kasian fans-fans lo makan ati mulu,” yahh.. kalo Gabriel sih fine-fine aja selama ada Sivia ia yakin Ify akan aman terkendali.
“Hai hai haiiii,putri Indonesia dateng!”ucap Ify narsis sambil melambai-lambaikan tangannya ke arah CRAGSA(Cakka,Rio,Alvin,Shilla,Agni)
“putri Indonesia dari mana Fy? Hongkong?!”celetuk Agni.
“kalo dari hongkong namanya bukan putri Indonesia noy,itu namanya princess of Hongkong,gimana sih?!”
Agni yang mendengar tutur kata Ify cuman bisa terkekeh geli,
“udah udah,narsisnya udah dulu ya Ify sayanggg,gue mau ngasih tau nih,nanti CRAG SISA BAND latihan………...”ujar Alvin.
“eh eh eh,itu nama Band kenaapa jadi CRAG SISA?”Tanya Rio heran.
“kan udah ada Ify yo,jadi ya kita ganti aja.”jawab Cakka.
“apa?! Siapa sih yang nyetujuin cewek manja ini ikut band kita?!”
“kita.”ucap CAG & SSA serempak.
“kenapa gak minta persetujuan gue dulu sih?”
“6 lawan 1 yo,ya lo udah pasti kalah telak.”jawab Sivia.
“denger kan tuan Mario? Lo kalah! Lagian protes mulu sih!”kali ini Ify angkat bicara.
“diem lo! Gue ga ngomong sama lo!”bentak Rio.
Gabriel yang melihat bentakan Rio itu akhirnya angkat bicara “udah udah,lo juga sih yo,Ify lo ladenin,kayak gatau aja gimana dia orangnya!”
Rio menatap teman-temannya satu persatu “yaudah deh,terserah lo pada aja!”ucapnya akhirnya,buat apa juga dia membuang-buang tenaga untuk melawan mereka? Toh dia udah pasti kalah.
“waahh gitu dongg!!”ucap Ify bangga.
“ternyata kamu baik juga yaa!”ucapnya lagi sambil menepuk-nepuk bahu Rio.
Rio hanya memandang Ify dengan tatapan ‘awas lo,besok ga bakal selamet!’ tetapi Ify malah cenderung cuek dan malah semakin memperkeras tepukannya.

*

“oke baiklah,sampai di sini dulu penjelasan saya,ada yang belum ngerti?!”Tanya Okky-guru fisika- setelah selesai menerangkan tentang pelajaran pada siang itu,matanya memandang satu persatu murid didiknya tersebut,semua murid di kelas itu menundukan kepalanya seakan-akan Okky adalah seorang pemburu yang siap siaga untuk menerkam mangsanya,ya semua murid tertunduk,kecuali Ify. Dia memandang Okky dengan tatapan kosong.
“Alyssa! Jangan melamun ketika pelajaran saya berlangsung!”bentaknya di depan muka Ify,tetapi Ify masih saja bergeming seakan-akan tak menyadari bahwa predator buas itu sedang ada di depannya dan dalam sekian detik dirinya lah yang akan menjadi mangsa,Sivia yang melihat kelakuan ekstrim itu hanya bisa menepuk jidat.
“ALYSSA!”bentaknya lagi kali ini dengan penuh penekanan.
Ify yang kaget dengan bentakan tersebut langsung kelakaban layaknya orang kesurupan “granaatt delapan enaaaaammmmmm!!!”teriaknya sambil menirukan gerak hormat layaknya TNI.
“apa-apaan kamu!”jengkel Okky yang semakin geram.
“hahahhaahahhahahaha.”gelak tawa murid di kelas itu ketika melihat kelakuan teman mereka yang satu itu.
“keluar kamu!”usir Okky,seketika itu juga gelak tawa murid berhenti.
Kini semua menatap Ify dengan tatapan kasihan,yap kasian karena bom yang sedari tadi menunggu di ledakan sekarang telah meledak bwarrr! Meledak tepat ke arah Ify.
Ify memasang muka semelas mungkin ketika Okky mengusirnya, “yah.. ibu,kalo saya keluar saya dimana dong?”
“itu urusan kamu,sekarang kamu keluar atau kamu gak boleh ikut pelajaran saya selama 2 bulan!”ancamnya.
“yah ibuu…”
“satu.. duaa..ti…”
“iya iya saya keluar!”ucap Ify sambil melangkahkan kakinya keluar kelas,perasaannya dongkol,kesal semuanya deh perasaan yang gak enak ada di hati Ify.
“bego banget sih lo Fy! Masih bisa bengong di pelajaran si monster biadab itu!”umpat Ify sambil melangkahkan kakinya ke arah tanpa tujuan.
Mungkin hari itu Ify sedang sial,atau memang seharuanya sial terus? Masalahnya dia itu gak hapal letak dan lokasi sekolah,maklum murid baru dan selama ia bersekolah ia tak pernah nanya ke Gabriel tentang sekolah itu.
“hayoloh Fy,lo lagi dimana nihh?”ucap Ify pada dirinya sendiri ketika ia baru menyadari kalo dirinya nyasar disekolahnya sendiri-___-how stupid she is(?) *emaap,cerita loh ceritaa!!!!*
Ia terus melangkah berusaha mencari tau dimana posisi dia sekarang,tapi nope. Ternyata ia beneran nyasar, “aargghhsss!! Gue dimana iniiiii?!!!!”
TAP TAP TAP
Terdengar suara langkah kaki,bulu kuduk Ify langsung berdiri layaknya di setrum, “aduh,siapa itu? Aaa!! Bukan setan kannn?! Gue masih gakmau matiii!!”
“siapa lo?”terdengar suara berat muncul dari arah salah satu ruangan di pojokan tempat Ify berdiri.
Ify menghela nafas lega,untung aja bukan setan,kalo setan beneran aduh gatau deh nasib Ify ini gimana.
“lo siapa?!”Ify malah menatap pria itu dengan tatapan setajam elang.
Pria itu malah menatap Ify dengan tatapan datar, “biasa aja natap gue,gue tau gue ganteng.”narsisnya.
“WHAT THE…… GANTENGGG????!!! Huek huek huek!!”ucap Ify sambil menirukan gaya orang yang sedang muntah-_-
“ngapain lo disini? Baru jadi anak XI udah belagu sok-sokan bolos matpel,jangan mentang-mentang lo deket CRAG deh,kelakuan lo terlalu belagu.”
Pria itu menatap Ify dengan tatapan bengis yang membuat Ify ingin muntah beneran.
“aiiisshhhh,sorry sorry aja gue ga seperti yang elo pikirin tau! Gue gak belagu,dan gue ga bolooss!!!!!!”
“terus lo ngapain di sini,ini kan jam belajar.”
Ify menghela nafas lemas, “gue di suruh keluar sama bu Okky garagara ngelamun. Lo sendiri ngapain disini?”
“gue males masuk kelas.”ucapnya singkat padat dan GA JELAS! Ify dongkol banget-bangetan sama manusia yang ada disampingnya,honestly dia benci banget sama orang yang dingin dan cuek,ia ingin orang-orang itu care,dan ga cuek apa lagi sama dirinya sendiri.
Pria itu menangkap gelagat Ify yang tak suka dengan sikapnya “temenin gue disini ya.”
Ify tersentak mendengar tutur kata dari pria itu barusan. “eh?!”Tanya nya bingung.
“temenin gue!”bentaknya sambil menyandarkan tubuhnya ke tembok dan memperapat tubuhnya di dekat Ify.
“Iya iyaaa.”ucap Ify pasrah sambil menundukan kepalanya menatap ubin putih yang sedang ia tapaki.
 “lo siapa?”tanya Ify akhirnya,pria itu mendongkakan kepala nya “lo mau tau?”
Ify mengangguk cepat “kalo gue gak nanya gue gak mungkin gak mau tau.”jelasnya.
“gue orang yang menganggumi lo,sejak lo dateng ke sekolah ini.”
Ify benar-benar tak habis pikir apa maksud pria yang sekarang disampinya kini “gue ga ngerti maksud lo.” Pria itu malah tersenyum, “yah,lo emang gak bakal ngerti,dan seharusnya gak boleh ngerti,”ucapnya lalu melangkahkan kakinya menjauh dari Ify,Ify yang melihat  raganya semakin menjauh berlari sekuat tenaga. “haiiiiii!!! Tungguuuuu!!!” pria itu menghentikan langkahnya lalu memandangi Ify “apa sih?”
Ify menatapnya dengan tatapan memelas “gue gaktau jalan. Gue kesasar.”
Pria itu melotot,gak percaya dengan apa yang barusan di dengernya,gila-_-mana ada sih orang yang kesasar di sekolahannya sendiri,lagian kan sekolahnya ini gak seluas monas!!
“lo gila?!”
“gue serius,gue emang gaktau jalan.”
“HAHAHAHAHHA!! LO ITU YAA! ASTAGAA!!”

*

Akhirnya pria itu mengantar Ify ke kelasnya,di sepanjang perjalanan ia sibuk menceritakan tentang sekolah itu,dan Ify memerhatikannya dengan seksama. Mereka berdua bak seorang tour guide dengan kliennya. “nah,disamping itu perpustakaan,”jelasnya.
“OOOHHH.. TERUS RUANG KEPSEK DIMANA?”teriak Ify semangat.
“gausah teriak-teriak bego! Gue gak budek.!!”
Ify merasakan rona malu di pipinya “eh,iya maap maap. Jawab dong.”
“ruang kepsek di deket koperasi di lantai bawah,terus tadi,eh maksud gue tempat kita yang tadi itu namanya ruang olahraga.”jelasnya lagi.
Ify melongo tak percaya apa yang didengarnya “SERIUS?! SEJAUH ITU?!”teriaknya lagi.
“gue bilang gak usah teriak!”
“iya-iya maap.”
“lo sebenernya pernah ikut olahraga gaksih?”Tanya pria itu penuh selidik.
Ify menggeleng lemas, “maunya sih ikut,tapi…gue gaboleh.”
“kenapa gakboleh?”
Ify menatap pria itu riang, “GAK PAPA,udah yuk!”ucap Ify langsung menarik tangan pria itu.

*

“yaampuuunnnn!!! Ify lo kemana aja siihhhhhhh????!!”omel Sivia saat bertemu Ify,keringat bercucuran disekitar mukanya akibat terlalu lelah mencari sahabatnya yang hilang bak di raib oleh mahluk halus.
“hehe,gue kesasar,untung aja ada dia!”ucap Ify girang sambil menunjuk arah sampingnya.
“siapa Fy? Gak ada siapa-siapa kok.”ucap Ify sambil memamerkan gigi behelnya.
“yukkk,latihannn!!”ucap Sivia sambil menarik tangan Ify secara kasar,Ify yang tak siap akan ditarik gitu langsung meringis kesakitan “aww,sakit viaa!! Lagian latihan kemana sih?”
“CRAGSISA BAND LAH!”ucap Sivia.

*

“tes…tes..tess…”ucap Ify sambil memeriksa microfone nya,ketika ia merasakan bahwa sound system itu bekerja dengan baik tiba-tiba….
“Listen up ya’ll, ’cause this is it
The beat that I’m bangin’ is de-li-cious
senandung Ify girang… semua nya cengo melihat aksi Ify yang tiba-tiba menyanyi,ya semuanya cengo kecuali Rio,malah tiba-tiba Rio ikut bergabung kepada Ify dan….
“Fergalicious definition make them boys go loco
They want my treasure so they get their pleasures from my photo.”sambung Rio,yang membuat semua orang di studio music itu benar-benar cengo tak menyangka si kucing dan anjing ini bisa akur dalam satu hal yaitu-musik-
“You could see me, you can’t squeeze me.
I ain’t easy, I ain’t sleazy.
I got reasons why I tease ‘em.
Boys just come and go like seasons”sambung Ify lagi,sekarang semua perhatian tertuju kepada kedua orang ini..
“Fergalicious (Fergalicious)
But I ain’t promiscuous.
And if you was suspicious,
All that shit is fictitious.
I blow kisses (mmmwwahhh)
That puts them boys on rock, rock.
And they be lining down the block just to watch what I got (four, tres, two, uno)”senandung Rio dan Ify berbarengan,(ceritanya Ify yang ditanda kurungin,dan Rio yang gak)
“prookk…prok…prokk!!”tepuk tangan CAG&SSA
“gak salah deh feeling Via yang mengharuskan kalian itu vokalis,kalian hebaattt!!”decak kagum Gabriel,Ify hanya cengengesan girang mendengar pujian itu “ah elo,bisa ajaa!”ucapnya malu sambil menggoyang-goyangkan tubuhnya dan memandang Rio yang sedang tersenyum.
Deg.
Desiran darah di pembulu darah Ify semakin cepat mengalir ketika melihat senyuman itu,senyuman yang menenangkan hatinya…

*

Setelah latihan di studio music,Ify kembali ke kelasnya sendirian,karena temen-temennya gabisa nemenin,alesannya sih sibuk dan masih harus ngurus ini itu.
“ciyee,suara lo bagus tau!”tiba-tiba terdengar suara berat dari samping Ify.
“ahhh,eloo lagi! Makasih yaa,lo liat?”Tanya Ify girang ketika mengetahui bahwa si pemilik suara berat itu adalah pria yang menolongnya tadi walaupun tetep aja insiden nyolot-menyolot tidak dapat terhindarkan.
Pria itu hanya tersenyum simpul “liat dong,masa fans gak liat idolanya,”guraunya.
“fans yaa? Engg…. Berarti gue artis dongg?!!”
Tiba-tiba pria itu menggenggam tangan Ify, “iya,lo artis di hati gue.”gombalnya.
“eh?”
“HAHHAA,bercanda kok. Yuk,lo gue anter pulang.”ucapnya sambil menggandeng tangan Ify kearah parkiran.
Dari kejauhan terlihat seorang siswa pria melihat kejadian itu,hatinya panas melihatnya.
‘gak… gue gaboleh suka sama dia!!!’gumannya dalam hati.



 • • • To Be Continue  • • •


Love,



@Sinta_Mutiara

Pesan

Nama

Email *

Pesan *

Penulis kece

  • Dewi Lestari
  • Esti Kinasih
  • Ilana Tan
  • Stephanie Zen
  • Windry Ramadhina

Blog Archive

YOU

Followers

Black Moustache

Pages

Blogger Templates