Love?

untuk kamu pria berbaju putih yang duduk disamping ku......


Kau tau? Masih teringat jelas di pikiranku tentang pertemuan kita kala itu di Dufan.
Hati ku berdebar-debar ketika kau melihat ku dengan sorot tajam bak elang dari mata Mu, jantung ku berdebar, darah ku berdesir lebih cepat ketika melihat mu, Ya Tuhan!
Ada apa denganku? Tak pernah satu kalipun di dalam otak ku jika tubuhku akan berulah seperti ini untuk orang yang baru saja aku lihat.
Dan apakah kau masih ingat ketika kita berdua duduk bersebelahan di wahana Tornado sekuat tenaga aku menekan perasaan ku dan berusaha membuat kegaduhan lewat bibir ku, kau tahu lagi? Aku berbuat itu untuk satu alasan yang konyol yaitu agar kau tidak mendengar detak jantung ku yang tak menentu saat di dekat mu, Hehe, aku deg-degan. Sungguh. Tak pernah sekalipun aku bersikap begini terhadap orang yang baru aku lihat, bahkan aku saja tak tahu namamu.
Hey, pemuda! Kamu itu siapa sih? Kenapa bisa membuat hatiku jungkir balik seperti wahana Tornado yang sedang kita naiki ini?
Dan jantungku berulah lagi ketika operator wahana tersebut bilang, "Bagaimana? Sudah siaaaap?" Mampus! seatbelt pengaman ku tidak bisa terpasang! Panik, aku benar-benar panik. Tanganku berusaha untuk memasangkannya tetapi karena panik alhasil aku tak bisa menyambungkan setbealt itu dan tiba-tiba angin membawa sebuah suara yang mampu menggetarkan hatiku, aku menoleh dan melihat kamu yang sudah menatapku! Astaga! Ini mimpi? Jika memang ini mimpi tolong jangan bangunkan aku.
Dan kamu sepertinya melihat kepanikanku, ya? Soalnya kamu berkata, "Kok ga dipasang? Ga bisa ya?" dan seperti robot aku mengangguk menjawab pertanyaanmu. Kamu tersenyum dan langsung memasangkannya dengan hati-hati. Waktu seakan berhenti, aku masih mengingat aroma tubuhmu dan kamu pun selesai lalu kembali duduk tegak seperti tadi, dengan kikuk aku menjawab, "Makasih, ya." dan kamu jawab dengan anggukan. Aku bahagia dan sepanjang wahana itu berjalan kamu terlihat tertawa lepas dengan teman-temanmu.
Dan aku sadar ada yang bergetar di hatiku ketika melihatmu. Inikah yang namanya cinta?
Tapi, aku bisa apa?
Kenyataannya adalah  aku bukan lah siapa-siapa mu, jangan kan teman bahkan tahu namamu saja tidak. Aneh bukan? Aku memang aneh, haha.  Ini kah yang dimaksud cinta pada pandangan pertama? Entahlah. yang pasti dan aku tau, aku mencintai mu, sangat.

untuk pria yang  berbaju putih
yang duduk disebelah ku
wahana Tornado menjadi saksi aku mencintai mu. 


Pesan

Nama

Email *

Pesan *

Penulis kece

  • Dewi Lestari
  • Esti Kinasih
  • Ilana Tan
  • Stephanie Zen
  • Windry Ramadhina

Blog Archive

YOU

Followers

Black Moustache

Pages

Blogger Templates