[FlashFiction] - Masih sama seperti Kemarin {Diary}

Tittle: [FlashFiction] - Masih sama sepeti Kemarin {Diary}
Author: Lidang Sinta Mutiara

Masih sama sepeti Kemarin.


Masih sama seperti kemarin, aku tetap mengagumimu, aku tetap memujamu, aku tetap memerhatikanmu, mencintaimu dan menyayangi mu.
meski yang aku dapat hanyalah ketidakpastian, meski yang ku dapat hanyalah sakit yang teramat dalam, meski yang ku dapat hanyalah air mata.
---


Masih sama seperti kemarin, aku menunggu mu disini. panas matahari tak ku hiraukan lagi, demi kamu. Demi bisa pulang bareng kamu, demi bisa melihat wajah mu.

---

Masih sama seperti kemarin, ketika aku harus menitikan air mata disaat melihatmu berdoa, ketika aku tak bisa mengikuti dan mengimbangi cara mu beribadah, ketika aku melakukan komunikasi bersama Tuhan ku dengan cara ku sendiri, ketika aku harus menyangkal hatiku bahwa rasa ini bukanlah nyata, ketika aku harus menyesali perasaan ini, ketika aku harus menguatkan hatiku, mengapa kita berbeda dalam hal se-sakral ini?
---


Masih sama seperti kemarin, aku masih merasa terbang ketika kau menerima sebuah hadiah sederhana untuk ulang tahunMu, ketika kamu melukiskan senyuman mu untuk ku dan karna ku, apapun. asalkan kamu bahagia.

---

Masih sama seperti kemarin, aku merasa jantungku mencelos melihat kamu asik bergurau dengan teman wanita mu, ketika kamu bisa merasa lepas dan itulah duniamu, ketika kamu tak pernah membagi tawa itu bersama ku, ketika aku bukanlah penyebab tertawamu, siapa aku dimatamu?

--

Masih sama seperti kemarin, ketika aku menitikan air mata akan ketidakpastian ini ketika aku hanya bisa menunggu dikala kau memberikan semua harapanmu kepadaku, dan menggantungkannya di udara membiarkan menguap dan menghilang tanpa jejak.

---

Masih sama seperti kemarin, ketika aku berusaha untuk mencoba melupakan semua yang ada pada dirimu, ketika aku berusaha untuk terbiasa disakitimu,ketika aku berusaha untuk tak memikirkamu.
Ketika itu juga aku merasakan sakit di setiap waktu.

---

Masih sama seperti kemarin, ketika untuk yang kesekian kali aku mencoba menghilang dan menjauh dari radarmu, ketika aku memutuskan untuk pergi darimu, ketika aku berfikir kalau kamu jauh lebih baik tanpa adanya aku, ketika aku menyakiti hatiku sendiri, ketika aku harus terus berkorban demi perasaan ini.

---

Masih sama seperti kemarin, ketika aku bertanya-tanya kapan perasaan ini pergi dan menjauh dari kehidupan dan hatiku.

---

Masih sama seperti kemarin...... rangkaian hati ini belum selesai, sampai kamu lah yang menyelesaikan semuanya.




Love,



Lidang Sinta Mutiara

Pesan

Nama

Email *

Pesan *

Penulis kece

  • Dewi Lestari
  • Esti Kinasih
  • Ilana Tan
  • Stephanie Zen
  • Windry Ramadhina

Blog Archive

YOU

Followers

Black Moustache

Pages

Blogger Templates