Backstreet - 3

Part sebelumnya : Backstreet 2

“terus gue harus ngapain Via? Harus bilang ke Dea gitu,trus kita musuhan ampe akhir hayat? Ih engga deh!”"emang itu bakal terjadi ya? kayaknya engga deh." "semoga aja.."



PART III


"gue yakin di saat ultah Rio suatu insiden pasti akan terjadi."
"jangan nakut-nakutin gue kek Vi!"
"gue gak nakutin Ify,itu kan menurut insting gue aja,ya kalo terjadi sih lo..."
"CUKUP!"teriak Ify sambil menutup telinganya dengan kedua tangannya
"fy...."ucap Sivia lirih,dia tak menyangka efeknya seperti ini,Ify kelihatan takut dengan kata-kata Via barusan,dia langsung memeluk sahabatnya itu.



*


To : mancung
Aku udah di basement,cepet ya ,aku laper,oke?


Send!

Dia memasukan handphone nya ke dalam saku dan meraih Ipodnya,dia membuka galeri di Ipodnya melihat kembali momen-momen bersama Ify yang ia abadikan di sana,banyak sekali foto-foto Ify dengan berbagai Ekspresi,lagi tidur juga ada,semua tertera di layar itu,seulas senyum mengembang di pipi Rio ketika mengingat kembali kejadian yang telah membuatnya jatuh,jatuh yang sangat menyenangkan,jatuh yang mampu membuat jantungnya memompa darah 100x lebih cepat,jatuh yang membuatnya enggan untuk bangkit lagi,ya jatuh itulah yang ia sukai,jatuh ke dalam hatinya Ify.
“sek!”sapa seseorang. Rio menoleh ternyata seseorang itu adalah Ify.
“sek sak sek,punya nama nih!”
“okey,okey PESEK”
“punya nama Ify!”
“itu kan nama panggilan sayang aku sama kamu.”goda Ify sambil mengedip-ngedipkan matanya,Rio malah membalasnya dengan mengedip-ngedipkan matanya juga.
“kamu gak cocok ngedipin mata gitu,malah kesannya kayak preman tobat.”
“bagus dong preman tobat,jadi lebih baik kan?”
“bukan. Tobatnya malah pake kerudung.”
“oh,premannya cewe ya?”
“bukan lagi,tapi bencong! Kayak yang kamu lakukan tadi.”
“Ifyy! Sialan aku di samain sama bencis!emangnya eke cowok apaan”
“lagian genit banget sih,mending pantes,eh beneran pantes deh,pantes kayak bencong maksudnya! Hahahaha.”
“sialan kamu!”ngambek Rio.
“udah ah,kamu laper kan? Aku laper banget nih.”
Akhirnya Rio menstater mobilnya dan mereka berdua meluncur mencari makanan.
“tumben tadi bisa langsung keluar,”ucap Rio membuka pertanyaan.
“tadi Cakka nembak Shilla makanya bisa cepet keluar,”
“hah? Aku gak ngerti.”
“jadi tuh Cakka suka gitu sama ka Shilla,eh pas kelas music tadi dia nembak ka Shilla,”
”Cakka alumni sekolah kita dan jadi pelatih musik itu?”Tanya Rio
Ify mengangguk mantap.
“kita sampai,”

Mereka pun masuk ke kafe Idola dengan bergandengan tangan.
“makan apa?”Tanya Rio kepada Ify setelah mereka mendapatkan menu makanan.
Ify mengetuk-ngetukan dagu nya dengan jarinya,”hmmm,aku mau nasi goreng aja.”
“itu aja?”ulang Rio,Ify mengangguk.
“kalo saya…….nasi gorengnya 3,abis itu jus jeruknya 2 abis itu soup ikan guramenya 1,cah kangkung 1,ayam gorengnya2. Udah itu aja,”ucap enteng Rio.
Ify menelan ludah mendengar tutur kata pacarnya yang tanpa ada dosa itu, “makanan dataaaaanggg!!”ucapp Rio girang saat melihat pelayan datang membawa pesanan nya,tanpa ba-bi-bu Rio merebut makanan itu dan menghabiskannya dalam sekali nafas,Ify takjub melihat itu.

“kamwuuu gawk mwakan?”Tanya Rio gak jelas karena mulutnya penuh dengan makanan.
“gak kok yo,udah kenyang aku ngeliat kamu makan,”ucap Ify pura-pura tegar
“bagwus itwu,ntar kalo kitwa udwah jadwi pasangan hidup kamwu gawk nyusawhin akwu cukup liat akwu mwakan ajwa kamwu udwah kenyang,bagwus-bagwus!” puji Rio sambil menunjukan jempolnya
“bagus-bagus ndas mu!”gerutu Ify,akhirnya Rio menyelesaikan makanannya.
“kenyanggggg…”ucapnya panjang lalu terhenti “egghhhhhwwhhrhhh..”sendawanya keluar dengan mantap+keras,Ify merinding melihat itu.



**



“sampe fy,”ucap Rio ketika memakirkan mobilnya,tak ada jawaban,ternyata Ify tertidur,ia dekatkan wajahnya ke wajah kekasihnya itu di belai pipi kekasihnya “Alyssa Saufika Umari,bangun sayang,udah nyampe.”bisiknya tepat di wajah Ify.
Ify menggelinjang dan membuka matanya,ia kaget melihat jarak antara pacarnya dan dia sedekat ini,tapi ia tak berontak,dia nyaman.
“masuk gih sana,seneng ya sedeket ini.”
Ify melencos lalu tertawa singkat,sebelum akhirnya dia turun,Rio layangkan kecupan di kening Ify sebelum cewek itu berlalu dari hadapannya.
“aku sayang kamu..”kata Rio,Ify hanya mengangguk mantap lalu tersenyum.
Dia lihat mobil jazz hitam itu telah berlalu dari rumahnya,lalu ia masuk ke dalam rumahnya.
Clek.
Dia membuka pintu,dan matanya langsung melotot ketika dia memandangi apa yang ia lihat sekarang..
“KA ALVIINNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNN????????????”
**
“kapan yah gue punya pacar?”tutur Sivia diam-diam
“Ify kenapa yah dia beruntung banget,punya pacar kayak Rio yang pengertian banget,gue? Lama-lama gue stress jomblo mulu huft.”
**
“kak Alvin kapan balik ke Indo sih? Ih gak ngabarin Ify nih,”ngambek Ify pada seseorang yang di panggil Alvin itu.
“kan kaka mau ngasih surprise fy,ehehe.”
“oke,ka Alvin berhasil kasih kejutan itu,Ify senenggg banget ka Alvin udah balik ke sini,paris gimana ka?”
“bagus banget Fy,disana keren,bersih pula,kamu tau sendirikan ka Alvin gak suka yang kotor hehe.”
“udah dapet pengganti ka Zeva?”Tanya Ify,kali ini dengan hati-hati,Alvin diam,lalu menggeleng pelan.
Ify merasa tak enak hati dengan kakanya tersebut,dia memutar otak dan akhirnya mengajukan pertanyaan lagi “bule disana bohay-bohay gak?”
Pletak.
Alvin menjitak kepala Ify.
“aww,sakit tau!”rengek Ify sambil mengusap-usap batok kepalanya tersebut.
“lagian kamu juga sih,kaka udah jauh-jauh keparis masa iya pertanyaannya gak bermutu gitu,btw kamu tadi pulang sama siapa?”selidik Alvin.
Ify hanya nyengir mendengar pertanyaan kakanya tersebut.
“kamu udah punya pacar Fy? Ciaelah,kenalin ya sama kaka,wajib! Biar kaka tau sang pujangga hati yang telah berhasil merebut adek kaka yang paling unyu ini,” ucap Alvin sambil mencubit kedua pipi adiknya.
**
Pria jangkung bermata sipit itu membuka pintu kamarnya,di pandangnya kembali kamar yang menyimpan banyak kenangan itu,di pandangnya lagi foto-fotonya waktu bersama Zevana mantan pacarnya,yang telah membawa luka perih di hatinya,yang membawa dia menjadi seorang yang dingin dan angkuh di setiap wanita. Ya pria itu bernama Alvin Jonathan kaka dari Ify,kaka yang paling baik menurut Ify. Dia memandang kembali foto itu,lalu mengambilnya,bingkai berbentuk love itu sekarang telah berwarna putih karena dia balikkan foto itu.
“gue udah berusaha Zev,tapi lo terlalu jahat,sampe sekarang kenapa bayangan lo masih ada disamping gue? Mau lo apa sih Zev? Lo belom puas giniin gue?!”ucap Alvin pada dirinya sendiri.
Tokk..tokk….
“masuk.”
“ka,Ify mau tidur sama kaka malam ini,sekaligus mau cerita banyak.”
“silahkan.”
Ify berjalan menuju kasur Alvin,sekali berbaring Ify langsung tidur dan berwisata ke alam mimpinya.
“Fy,mau cerita apa?”
Tak ada jawaban,Alvin ,menoleh “gak berubah,masih aja gak bisa nahan diri kalo liat kasur,”dia tertawa kecil,lalu menyelimuti badan adiknya itu dengan selimut.


**


“lo pengkhianat fy! Lo jahat sama gue! Lo jahat! Lo TMT!”ucap Dea
“gak De,gue sayang sama lo,gue care,gue gak TMT,gue lakuin ini karena gue gak mau lo sakit hati.”
“lo jahat,gue benci sama lo,gue gak akan maafin lo.”
“Deaa,maafin gue Deeeeeeeeeee!!!!!!!!!!!”teriak Ify
“Ify lo kenapa? Fy bangunnn!!”panggil Alvin berusaha membangun kan adiknya dari mimpinya itu
“hhhhhh,ternyata cuman mimpi,kakk,aku takutttt!!!”Ucap Ify langsung memeluk kakaknya tersebut
“kamu kenapa sihhh? Cerita dongg..”
“Ify takut ka,takut..”
“siapa Fy,siapa yang bikin kamu takut?”



**



“Ma!”panggil Sivia kepada mamanya
“Ya sayang?
“Mama yakin mau ke Singapore? Terus Via sendirian gitu?”
“anak mama udah gede kan?”
Sivia hanya mengangguk.
“okey okey,Via akan disini,tapi mama harus janji jaga kesehatan mama ya,Via juga nitip papa,oke?”
“gitu dong,itu baru anak mama.”ucap Mama Sivia dengan mengelus-elus kepala anaknya itu.



**



18 Oktober 2012

06:15 AM.

“Ifyyyyy cepetann,pak Amir udah nunggu tuh!!”Teriak Alvin
“iya bawel lo ah!”ucap Ify saat menuruni tangga rumahnya
Mobil Ify akhirnya meluncur ke sekolah nya..


*


Ify langkahkan kakinya ke arah kelasnya,Ify terkenal dengan sebutan anak paling rajin dan tak pernah telat,berbeda dengan Sivia yang selalu telat.
“Via? Gue idup kan? Kok lo udah dateng???!!”ucap Ify dengan mengedip-edipkan matanya masih gak percaya apa yang ia lihat
“apa lo? Nyokap gue lagi pergi ke Singapore mau nengokin bokap gue,makanya gue berangkat pagi,abis sepi sih dirumah.”
“oh gitu.”
“entar malem gue boleh gak nginep dirumah lo?”
“lo serius?”
“he’eh.”
“boleehhhh banget kok Viaa,gue malah seneng ada temennnnn!!”
“entar kita curhat bareng ya?!”usul Sivia
“OKEEEE!!”


*


“hai Fy,hai Siv!”sapa Dea.
“hai De!”sapa akrab Ify
“hai.”ucap Sivia seadanya.
Sivia memang tidak terlalu akrab sama Dea,dia tak suka memandang muka nya,ada perasaan benci di hati Sivia setiap melihat dia,perasaan yang tanpa sebab.
“liat Rio gak?”
“gak tau,udah sana deh!”usir Via.
“selow mba,gue nanya Ify,liat Fy?”
Ify menggeleng,Sivia memandangi ku.
“kenapa?”Tanya ku setelah Dea pergi.
“gue bangga sama lo.”


*


15:14 PM
“Fy,gue tidur dimana nih?”Tanya Sivia saat tiba dirumah Ify
“noh di samping kamar gue aja.”
“oh okeyokey!”
Sivia pun membuka pintu itu,ia takjub kamar yang begitu rapih,serba biru,ia tahu pasti ini kamar sodara Ify,dia menghirup udara kamar itu. Wangi.
“Vi!! Udah belomm? Temenin gue masak yukk!!”teriak Ify dari bawah.
“siap bos!”


*


“Ify,ngantuk nih.”ucap Sivia saat mereka sedang menonton Film
“hoammm,sama gue jugaa!”
“tidur yookk!”tawa Sivia
“yok!”
Akhirnya mereka pun pergi ke kamar masing-masing…


*


Clek.
Alvin membuka pintunya,lalu ia langsung menjatuhkan tubuhnya,tubuhnya lelah ketika harus reunian dengan teman SMA nya,tiba-tiba…
“HAHH!??????? SIAPA LOOO,MAIN TIDUR AJA DI SAMPING GUE!!!”teriak Sivia ketika ia merasakan ada sosok lelaki di sampingnya. Alvin melotot “ADA NYA LO SIAPA MASUK KAMAR GUE! TIDUR DISINI PULA!!”
“Lo siapa?”ucap Sivia kali ini menurunkan Volume suaranya
“gue Alvin,kakanya Ify,lo ngapain ke sini? Hah! Tidur segala lagi,ga sopan.”
‘omaigot! Kakanya Ify ganteng!’batin Via
“gu..gue..”
“yaampuuunn,berisik banget sih Vi!!!”gerutu Ify saat dia sudah ada di kamar Alvin.
“loh,ka Alvin?”ucaapnya lagi.
“jelasin SEMUANYA IFY!!”Ucap Alvin geram.
“engg..aduh… sorry deh sorry,abisnya gue lupa kalo elo udah pulang ka,sumpah sorry deh,eh vi,yuk ke kamar gue aja.”ucap Ify kelagapan.
“gausah! Biar gue diruang tamu aja!!”cetus Alvin lalu berlalu dari situ.
“apatis.”ujar Sivia pelan,tetapi karena Alvin masih ga begitu jauh,jadi ia bisa mendengarnya
“APA LO BILANG? HAH!”bentak Alvin.
“A-P-A-T-I-S!”ulang Sivia.
“lo itu ya,dasar! Gak tau diuntung,malah ngatain gue apatis,maksud lo apa? Kalo gue apatis gak mungkin gue mau ngalah,bodoh!”
“inget lo yah,ampe ada barang gue yang lo ambil atau rusak,gue gak segan-segan kasar sama lo!”bentak Alvin lagi,”kak Alvin….”ujar Ify lirih
“stop Fy,kaka lakuin ini biar temen kamu ada sopan santunnya!”
Hati Sivia melencos,dia tak menyangka Alvin segalak ini.
“galak banget sih lo!”ucap Sivia yang sudah tak tahan menahan amarahnya.
“suka-suka gue,gak ada urusannya sama lo! Ngerti!?”
"eh udah dongg!!"relai Ify
"DIAM!"Bentak Alvin dengan Sivia serentak. Ify kaget.
"ah sial! malah jadi gue yang di bentak,okelah tuan Alvin dengan Nona Via,dayang mu yang cantik ini ingin sleep beauty dulu,bubayyy!!"ucap Ify sambil meng-kiss bye bak miss word lalu berlalu dari mereka.
"dasar sipit!"umpat Alvin ketika Ify telah pergi.
"Eh lo gak nyadar? mata lo lebih merem dari gue njir!"
"gembrot!"
"krempeng!"
"jelek!"
"buruk rupa!"
"sialan!"
"emang!"
"pergi lo!"
"lo aja yang pergi,toh elo tadi yang mau tidur diruang tamu,hoaamm,gue ngantuk! bye Tuan Al... siapa?"tanya Sivia
"Alvin."jawab Alvin.
"oh iya,Tuan Alvin! pergi lo,gue mau tidur,bubeyyyyy!!!"ucap Sivia lalu langsung merebahkan tubuhnya kekasur dan langsung tertidur.
"ck! kebo banget sih!"umpat Alvin.
"gue bisa dengerr!!"teriak Sivia dalam tidurnya,Alvin melotot.
'cewek aneh' gumamnya dalam hati Alvin.


*


"I love you Ify!!"ucap Rio sebelum ia menutup kelopak matanya,bayangannya kembali lagi kepada kejadian itu.

Pesan

Nama

Email *

Pesan *

Penulis kece

  • Dewi Lestari
  • Esti Kinasih
  • Ilana Tan
  • Stephanie Zen
  • Windry Ramadhina

Blog Archive

YOU

Followers

Black Moustache

Pages

Blogger Templates